MATERI PEMBELAJARAN
Guru
: Dedi Wahyudi, S.Pd.I
Sumber
buku : Buku Pendidikan Aqidah 9 Untuk SMP dan MTs Muhammadiyah Kelas 9 yang
diterbitkan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah DIY
(Materi
dapat di download di www.podoluhur.blogspot.com)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
IKHTIAR
DAN TAWAKAL
1.
Materi
Pelajaran
A.
Pengertian
Ikhtiar dan Tawakal
-
Ikhtiar adalah berusaha
bersungguh-sungguh dengan menempuh jalan yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu
yang berlaku dalam bidang yang diusahakan, dengan disertai doa kepada Alloh swt
agar usahanya itu berhasil.
-
Tawakal adalah Menyerahkan sepenuhnya
hasil ikhtiar tersebut kepada Alloh swt
B.
Manfaat
Ikhtiar dan Tawakal
-
Manfaat ikhtiar dan tawakal yaitu:
a. Jika
orang melakukan perpaduan antara ikhtiar dan tawakal maka orang tersebut akan
lebih berani melakukan berbagai usaha.
b. Jika
telah melakukan ikhtiar dan tawakal maka kita tidak akan saling menyalahkan
jika terjadi suatu kegagalan.
c. Dengan
membiasakan perilaku ikhtiar dan tawakal akan membuat orang semakin pandai dan
terampil, karena setiap usaha pasti ada ilmunya dan ada kiat menuju
keberhasilan.
-
Keutamaan ikhtiar dan tawakal ada dalam
hadis berikut ini yaitu :
-
Arti hadis tersebut adalah “tidak ada
satu makananpun yang dimakan oleh seseorang, yang lebih baik dari makanan yang
diperoleh melalui usahanya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Dawud as makan
dari hasil tangannya (jerih payahnya) sendiri (HR. Bukhori)
d.
Hikmah
Ikhtiar dan Tawakal
-
Hikmah ikhtiar dan tawakal
a. Dengan
berikhtiar dan tawakal akan menghilangkan rasa murung dan keluh kesah
b. Menumbuhkan
harapan baru dalam hidup
c. Ikhtiar
dan tawakal dapat meninggikan derajat kita dihadapan Alloh swt
d.
Kisah
Teladan
Kedermawanan itu adalah jernih
Seorang pria dari kaum quraisy bercerita:
“Suatu saat, Muhammad bin Al Munkadir, dari Bani Taim bin Murrah pergi untuk
berhaji. Dia seorang yang sangat dermawan. Sebelum berangkat, dia memberikan
sedekah kepada orang-orang. Semua barang miliknya sudah habis, yang tersisa
hanyalah baju yang dia pakai. Dia berangkat haji bersama kawan-kawannya.
Dalam perjalanan dia singgah di telaga air.
Saat itu datanglah wakilnya dari rombongan itu dan berkata, “kita tidak punya
apa-apa, bahkan meskipun issa uang satu dirham”. Mengetahui hal itu Muhammad
meneriakkan bacaan talbiyah dan diikuti oleh kawan-kawannya, bahkan oleh
orang-orang yang singgah di telaga itu.Diantara orang-orang itu ada yang
bernama Muhammad bin Hisyam.
Setelah mendengar suara talbiyah menggema,
Muhammad bin Hisyam berkata “Demi Allah aku yakin di sekitar sini ada Muhammad
bin Al Munkadir, cobalah kalian lihat” Ternyata memang benar Muhammad bin Al
Munkadir ada di situ. Kemudian Muhammad bin Hisyam Berkata “Aku kira dia tidak
mempunyai uang, bawalah uang sebanyak 4000 dirham ini kepadanya.”
Dia adalah Muhammad bin Al Munkadir bin
Abdullah bin Abdul Izza Al Quraisy At Taimy(54-130 H), dia penduduk Madinah,
seorang ahli hadis dan zuhud. Dia diangkat oleh Hisyam bin Abdul Malik sebagai
gubernur Mekkah dan Thaif pada tahun 114 H. Ketika Al Walid bin Yazid berkuasa
dia diturunkan dari jabatannya.
2.
Kamus
mini
Do’a : Permohonan
Kaidah : Aturan-aturan
Martabat : Derajat dan pangkat
Hadits : Acuan kedua umat Islam setelah Al Quran
HR :
Hadis Riwayat
3.
Tugas
Diskusikan
bersama teman-teman kelompokmu mengenai kisah teladan tersebut dan ambillah
nilai-nilai ikhtiar dan tawakalnya.
4. Uji Kompetensi
Kerjakan soal-soal berikut dilembar
tugas yang diberikan guru!
1. Apa
pengertian ikhtiar dan tawakal
2. Dimana
letak ikhtiar dan tawakal dari kisah teladan diatas.
3. Jika
kita melihat pengertian dari ikhtiar dan tawakal, mana yang harus didahulukan?
4. Apa
manfaat ikhtiar dan tawakal, sebutkan!
5. Apa
keutamaan dari ikhtiar dan tawakal, sebutkan!
6. Apa
hikmah dari ikhtiar dan tawakal, jelaskan!
7. Sebutkan
hadis nabi tentang keutamaan ikhtiar!
8. Mengapa
kita harus ikhtiar dan tawakal?
MEMAHAMI
HAL-HAL YANG DAPAT MENAMBAH IMAN
1.
Materi
Pelajaran
A.
Tanda-tanda
orang yang beriman
-
Q.S. Al Anfaal ayat 2-4
$yJ¯RÎ)
cqãZÏB÷sßJø9$#
tûïÏ%©!$#
#sÎ)
tÏ.è
ª!$#
ôMn=Å_ur
öNåkæ5qè=è%
#sÎ)ur
ôMuÎ=è?
öNÍkön=tã
¼çmçG»t#uä
öNåkøEy#y
$YZ»yJÎ)
4n?tãur
óOÎgÎn/u
tbqè=©.uqtGt
ÇËÈ
úïÏ%©!$#
cqßJÉ)ã
no4qn=¢Á9$#
$£JÏBur
öNßg»uZø%yu
tbqà)ÏÿZã
ÇÌÈ
y7Í´¯»s9'ré&
ãNèd
tbqãZÏB÷sßJø9$#
$y)ym
4 öNçl°;
ìM»y_uy
yYÏã
óOÎgÎn/u
×otÏÿøótBur
×-øÍur
ÒOÌ2
ÇÍÈ
