: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Memuat...
Format sms: nama#nomor HP anda#pesan anda

Jika Anda kebingungan bagaimana caranya untuk melihat isi blog saya, silahkan ditanyakan di nomor tersebut.

Tanpa Mencantumkan nomor HP Anda, maka sms tidak akan dibalas.

05 Desember 2012

Perkembangan Sekte Inkar Sunnah dari Masa Ke Masa


Perkembangan Sekte Inkar Sunnah dari Masa Ke Masa
Dedi Wahyudi, S.Pd.I
Pendahuluan
Saat tidak bisa mengalahkan Islam dari luar, musuh-musuh Islam akan menghancurkan Islam dari dalam. Menurutnya cara yang paling efektif untuk menghancurkan Islam adalah dengan merusak aqidah dan keyakinan umat Islam yang selama ini disepakati oleh kaum muslimin. Untuk mewujudkan tujuan tersebut mereka membuat berbagai jenis jamaah dalam Islam, yang mengatasnamakan dirinya Islam tapi bertujuan untuk menghancurkan Islam.
Fenomena munculnya aliran-aliran sesat dan kelompok-kelompok sempalan dalam Islam pada hari ini sangat banyak dan berkembang di mana-mana. Ini merupakan bentuk konspirasi dunia yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam untuk menghabiskan tenaga kaum muslimin dalam mengurusi dirinya sendiri, sehingga  mereka lemah dan dan tidak berdaya untuk menghadapi kekuatan luar yang datang sewaktu-waktu menyerang kaum muslimin.
Sebagai kaum muslimin perlu kita perhatikan  Protocol Zionisme yang Keempat-belas ini: “Bila kita telah menjadi penguasa kita harus memandang sebagai hal yang sama sekali tidak dikehendaki keberadaan agama-agama lainnya kecuali agama kita; menyatakan hanya ada satu Tuhan yang oleh takdir-Nya kita telah ditentukan sebagai ‘Ummat Pilihan’, dan yang melalui takdir-Nya pula nasib kita menyatu dengan masa depan dunia. Karena alasan inilah kita harus menghancurkan semua agama lainnya. Kalau ada muncul atheisme kontemporer, sebagai langkah transisi paham ini tidak akan menghalangi tujuan kita.”
Inilah rencana global zionisme yang sedang mereka perankan hari ini, yaitu melenyapkan keberadaan segala agama selain ‘yahudi’. Marilah kita menyimak salah satu kelompok sempalan dalam Islam, yang tentunya amat berbahaya bagi kaum muslimin dan Islam. Kelompok tersebut adalah gerakan (paham) inkar sunnah’.
                 
Gerakan atau paham inkar sunnah
Inkar Sunnah atau sering disebut dengan ‘Qur’aniyyun’ merupakan sebuah paham (sekte) yang mengajarkan kepada pengikutnya untuk kembali mendalami Al-Qur’an serta meyakinkan kepada mereka bahwa Al-Qur’an adalah Kitab Allah sekaligus Sunnah Rasulullah yang tidak diragukan lagi akan kebenarannya. Maka bagi sekte ini pedoman umat Islam hanyalah adalah Al-Qur’an, adapun selain Al Qur’an maka ditolak. Mereka juga mendoktrin pengikutnya untuk menolak hadits Rasulullah atau sunnah Rasulullah, sebab menurut mereka, Al-Qur’anlah hadits dan sunnah Rasulullah yang sesungguhnya, sedangkan selain Al-Qur’an tidak dapat dikatakan dengan sunnah Rasulullah, kalaupun itu sunnah Rasulullah maka harus sesuai dengan makna Al-Qur’an, jika tidak sesuai, maka harus ditolak walaupun diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim dalam kedua Kitab Shahihnya.
Inkar Sunnah secara definitif dapat diartikan sebagai suatu paham atau aliran (sekte) yang menolak dan mengingkari sunnah sebagai sumber dan dasar syariat Islam serta hanya menjadikan Al-Qur’an satu-satunya pegangan umat Islam.
               
Sejarah Munculnya Inkar Sunnah dan Perkembangannya
Paham Inkar Sunnah diperkirakan telah ada sejak awal abad ke-2 Hijriyah pada awal masa Daulat Abbasiyah. Imam Asy-Syafi’I, pernah membagi paham inkar sunnah kepada tiga kelompok:
1.       Golongan yang menolak seluruh Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
2.       Golongan yang menolak Sunnah, kecuali bila Sunnah tersebut berkesuaian dengan makna Al-Qur’an.
3.       Mereka yang menolak Sunnah yang berstatus Ahad dan hanya menerima Sunnah yang berstatus Mutawatir (sebagaimana kelompok Mu’tazilah).
Selanjutnya Paham Inkar Sunnah diyakini mulai mendunia sejak tahun 1874 M, hasil analisa seorang orientalis Yahudi bernama Prof. Dr Goldziher, lahir 1850-1921 di Honggaria. Ia adalah keturunan Yahudi asli. Saat 19 tahun, Goldzhier menjadi doktor dalam bidang islamologi di Jerman di bawah bimbigan Prof. Rodiger. Goldziher mendapatkan beasisiwa belajar di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir tahun 1873-1874 untuk belajar Islam guna menghancurkannya dari dalam. Goledhizer  merumuskan  paham inkar sunnah, karena yakin bila hal itu disampaikan dan diterima oleh kaum muslimin, maka Islam akan hancur dari dalam. Gagasan ini berhasil dan di kemudian hari ia memiliki banyak murid yang tersebar di seluruh dunia untuk melanjutkan gagasannya dalam mengembangkan teorinya untuk menghancurkan Islam.
Selama tiga puluh tahun (1876-1904) Goldhizer menjadi sekretaris masyarakat Israel modern di Post, dan selama 14 tahun (1900-1914) mengajar filsafat Agama Yahudi di Jewis Theologocal Seminary. Mahasiswa-mahasiswa yang belajar Islamologi di perguruan ini, dicuci otaknya hingga mereka keluar dari Islam. Para mahasiswanya menjadi antek di negara-negara Islam untuk mempengaruhi umat dengan slogan ‘pembaharuan Islam’ untuk merusak aqidah umat.

Perkembangan Paham Inkar Sunnah di Indonesia
Sedikit sekali data tentang gerakan ini di Indonesia, tetapi pada tahun delapan puluhan, muncul kepermukaan sebuah gerakan inkar sunnah yang diketuai oleh Azwar Syamsu. Gerakan ini mulai menyebar di beberapa kawasan di Jakarta dan menyebut kelompok pengajian mereka dengan sebutan Kelompok Qur’ani (Pengikut Al-Qur’an). Pengajian ini tumbuh subur di beberapa wilayah Jakarta. Beberapa masjid di Jakarta mereka kuasai. Misalnya masjid Asy-Syifa di Rumah Sakit Mangunkusumo. Di Jakarta sendiri pengajian inkar sunnah ini berpusat di Rumah Sakit Pusat Indonesia. Pengajian ini dipimpin oleh Haji Abdur Rahman. Awalnya, tidak ada tanda-tanda ajaran sesat yang tampak. Lambat laun, muncul kebusukan yang selama ini mereka tutup-tutupi. Mereka tidak lagi menggunakan adzan dan iqamah pada waktu shalat karena tidak ada tuntunannya dalam Al-Qur’an. Dan seluruh shalat mereka berjumlah dua rakaat.
Kemudian akhir-akhir ini Paham Inkar Sunnah mulai menyebar diberbagai kota diantaranya DI Yogyakarta. Istilah yang mereka gunakan “Paham Qurani”.  Penulis pada tahun 2009 mulai mengenal kelompok atau gerakan tersebut. Waktu itu selama bulan ramadhan, kelompok Paham Qur’ani meminta untuk ikut serta dalam mensukseskan rangkaian acara Ramadhan bil Jamiah masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, penulis juga aktif mencari informasi dengan mengikuti pengajian-pengajian kelompok tersebut misalnya pengajian di Masjid Ash Shiddieqi, pengajian ramadhan di SMA N 3 Bantul, dan terakhir pengajian di salah satu rumah warga di sebelah Hotel Vidi 3 Jalan Kaliurang KM 5. Awalnya penulis merasa ajarannya sama dengan ajaran Islam pada umumnya, tetapi lambat laun semakin jelas apa tujuan dan misi gerakan mereka. Dengan model cuci otak yang mereka lakukan, mereka sanggup merekrut jamaah dari berbagai kalangan mulai pengangguran hingga pengusaha sukses, mulai anak-anak hingga orang tua. Kemasan ajaran kelompok ini sangat bagus yaitu awalnya mengajak untuk berbagi kepada sesama hingga lama kelamaan mereka mengatasnamakan golongannya menjadi golongan penengah “wasit” dari semua agama dan aliran yang ada di dunia ini, bahkan salah satu dari mereka mengatakan semua pengikut ajaran ini adalah nabi dan rasul.  
Selain mengadakan berbagai majelis taklim, mereka juga menerbitkan buku-buku, modul-modul,  dan kaset-kaset untuk menyebarkan paham sesatnya pada kalangan luas. Diantara tokoh yang bergerak dibidang ini adalah Lukman Saad, sarjana muda lulusan IAIN Sunan Kali Jaga, Yogyakarta. Dengan dukungan mesin cetak yang modern, ia berhasil mencetak beribu-ribu buku inkar sunnah.

Pokok-pokok Ajaran Sekte Inkar Sunnah
Berikut ini adalah beberapa ajaran pokok paham inkar sunnah yang wajib dipasdai oleh kaum muslimin:
1.       Tidak percaya kepada semua hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Menurut mereka hadits merupakan karangan Yahudi untuk menghancurkan Islam.
2.       Dasar hukum dalam Islam hanyalah Al-Qur’an.
3.       Syahadat mereka adalah: Isyhadu bianna muslimun.
4.       Shalat menurut mereka hanya sekedar ritual mengingat Allah (eling), dan tidak ada ketentuan rakaatnya.
5.       Puasa Ramadhan hanya diwajibkan bagi mereka yang menyaksikan hilal.
6.       Haji boleh dilakukan selama 4 bulan Haram: Muharram, Rajab, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah.
7.       Rasul tetap diutus sampai hari kiamat.
8.       Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak berhak menjelaskan kandungan isi Al-Qur’an.
9.       Nabi Muhammad pernah sesat.
10.   Orang yang meninggal dunia tidak boleh di shalatkan karena tidak ada perintahnya dalam Al-Qur’an.
11.   Pakaian ihram adalah pakaian orang Arab dan membikin repot. Oleh karena itu waktu menunaikan ibadah haji boleh memakai celana panjang dan baju biasa, serta memakai jas atau dasi.
12.   Seluruh ustadz (pengajar) inkar sunnah adalah rasul yang di utus oleh Allah.
13.   Palestina dan Mesir adalah milik Israel yang direbut oleh orang-orang Arab secara keji dan tidak adil.
14.   Tidak ada perintah adzan dan iqamat ketika akan memulai shalat, karena hal tersebut tidak pernah diajarkan oleh Al-Qur’an.
15.   Umat Islam yang telah masuk ke dalam neraka pada hari kiamat nanti, akan kekal di dalam neraka selama-lamanya, dan tidak akan mungkin keluar darinya hingga unta masuk ke dalam lobang jarum.
16.   Tidak ada yang namanya adzab dan siksa kubur.
17.   Tidak ada yang namanya Imam Al-Mahdi.
18.   Tidak ada yang namanya Matahari Terbit dari Sebelah Barat.
19.   Semua Hadits yang menjelaskan tentang tanda-tanda hari kiamat adalah dusta dan bohong.
20.   Tidak ada yang namanya Padang Mahsyar, dan tidak ada yang namanya penghisaban dengan dipanggil satu persatu.

Kemungkinan masih banyak ajaran mereka lainnya yang belum penulis ketahui. Dan semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungi kita dari sekte ini. Wallahu A’lamu bish Shawab.


0   komentar

Silahkan kirim komentar anda!

Cancel Reply